8 Bahaya fluoride yang jarang
diketahui orang
Fluoride adalah senyawa kimia
yang digunakan sebagai salah satu
bahan untuk membuat pasta gigi.
Senyawa ini dipercaya mampu
memperkuat gigi, namun ternyata
berbahaya jika dikonsumsi (itulah
sebabnya kenapa kita harus
meludahkan pasta gigi setelah
menggosok gigi).
Berikut ini, Cheeseslave pun
membagikan berbagai bahaya
fluoride pada tubuh yang jarang
diketahui.
Simak selengkapnya.
1. Akumulasi dalam tubuh
Jika tertelan, senyawa fluoride bisa terakumulasi dalam tubuh,
terutama pada tulang dan kelenjar. Kadar fluoride yang terlalu tinggi jelas mampu mengacaukan fungsi organ penting dalam tubuh.
2. Fluoride pada bayi
Salah satu sumber fluoride yang
tidak diduga adalah susu formula
bayi. Selain itu, karena bayi masih
harus banyak mendapat nutrisi melalui cairan, mereka juga rentan mengonsumsi fluoride secara tidak sengaja. Fluoride pada bayi pun jelas mengganggu perkembangan tubuh mereka.
3. Fluoride pada sistem Reproduksi
Pada percobaan yang melibatkan
binatang, dosis fluoride yang tinggi
membuat sistem reproduksi
binatang tersebut jadi rusak. Sperma mengalami penurunan
kualitas dan kuantitas. Hal serupa
juga diduga bisa terjadi pada
manusia.
4. Fluoride dan kerusakan otak
Fluoride yang masuk ke dalam
tubuh ternyata juga berbahaya
bagi otak. Bahkan akumulasi
fluoride dikaitkan dengan
meningkatnya risiko penyakit
Alzheimer.
5. Fluoride dan IQ rendah
Selain meningkatkan risiko
Alzheimer, fluoride pun membuat
IQ seseorang lebih rendah jika
masuk ke dalam tubuh. Secara
tidak sadar, konsumsi air yang
mengandung fluoride membuat
fungsi otak menurun dan tidak
maksimal.
6. Fluoride dan pubertas dini
Beberapa penelitian mengaitkan
hubungan antara fluoride dan
produksi kelenjar pineal dalam
jumlah tinggi. Akibatnya, gadis
remaja mengalami pubertas dini
atau menstruasi lima bulan lebih
cepat dari mereka yang tidak
terkena akumulasi fluoride.
7. Fluoride dan fungsi tiroid
Selain kelenjar pineal, fungsi tiroid
bisa ikut terganggu akibat akumulasi fluoride. Beberapa
dampaknya adalah depresi, lemas,
peningkatan berat badan, nyeri
sendi, kolesterol tinggi, sampai
penyakit jantung.
8. Fluoride dan kerusakan tulang
Meski disebut-sebut mampu
menguatkan gigi, ternyata
kelebihan kadar fluoride dalam
tubuh malah bisa memicu
kerusakan tulang. Bahkan bagi
para lansia, fluoride mampu
meningkatkan risiko patah tulang.
Itulah berbagai bahaya fluoride
yang jarang diketahui. Perhatikan
makanan dan minuman yang Anda
konsumsi, pastikan semuanya
bebas dari senyawa fluoride.

0 komentar:
Posting Komentar